Tips Mempersiapkan IQ Superior 131 Pada Anak

anak-cerdas-cabertis-curvino

Images by www.pandawhale.com

Tahukah Ayah Bunda cerdas.. IQ sangat berperan penting dalam usaha buah hati anda menggapai cita-citanya.. IQ menjadi semacam tolok ukur kepintaran seorang anak..Berikut tingkatan IQ pada seorang manusia..

70 – 79 : Tingkat IQ rendah atau keterbelakangan mental.
80 – 90 = Tingkat IQ rendah yang masih dalam kategori normal (Dull Normal)
91 – 110 = Tingkat IQ normal atau rata-rata
111 – 120 = Tingkat IQ tinggi dalam kategori normal (Bright Normal)
120 – 130 = Tingkat IQ superior
131 atau lebih = Tingkat IQ sangat superior atau jenius

Tingkatan IQ bisa berubah seiring pertambahan usia anak.. tetapi alangkah baiknya jika mempersiapkannya memiliki IQ superior atau jenius bukan?? Nah berikut ini cara meningkatkan IQ anak dengan rangsangan yang tepat seperti dilansir dari teknikhidup.com.. Yuk disimak bunda..

Selalu Membiasakan Memulai Aktivitas dari Menentukan Tujuan
Tak sedikit orang yang pintar, namun sayangnya ia dikendalikan orang lain. Soalnya, dia nggak punya tujuan yang kokoh. Itu sebabnya, penting bagi Ayah Bunda cerdas menentukan keadaan seperti apa yang Ayah Bunda cerdas inginkan (tujuan). Sehingga Ayah Bunda cerdas bisa memetakan keadaan sekarang, kemudian memikirkan bagaimana keadaan sekarang menjadi keadaan yang diinginkan.
Kalau sudah begitu, kan enak. Misal, Ayah Bunda cerdas sekarang profit bisnis Ayah Bunda cerdas 2 juta per bulan. Keadaan yang Ayah Bunda cerdas inginkan, berprofit 5 juta per bulan. Tinggal Ayah Bunda cerdas break down. Profit 2 juta per bulan itu, berapa pieces yang terjual sih? Dengan metode seperti apa? Dan seterusnya. Sehingga, Ayah Bunda cerdas dapat gambaran dan jalan yang jelas, bagaimana meningkatkan profit bisnis Ayah Bunda cerdas.
Yah, kemampuan menganalisa seperti itulah, hal yang mutlak ditingkatkan, untuk meningkatkan IQ Ayah Bunda cerdas.
Selalu Membiasakan Berangkat dari Membahas Defenisi
Banyak pula orang yang merasa ragu dengan apa yang ia kerjakan. Buktinya, ketika kerjaannya disindir-sindir, dia jadi “keringetan”. Nggak bisa mempertanggungjawabkan pilihannya berupa melakukan pekerjaan tersebut.
Karena, kebanyakan orang tidak tahu defenisi dari suatu kata. Misal, apa sih defensi “Semangat”? Apa sih defenisi “stAyah Bunda cerdasrt”? Sebut saja Misal, “Semangat” itu artinya, nggak berhenti sampai dapet. Nah, kalau gitu, enak kan?
Rujukan untuk mengetahui defenisi, bisa melalui KBBI, Al-Qur’an, Assunnah, Ijma sahabat, Qiyas syar’i, dan lain-lain sebagainya.
Selalu Membiasakan Membaca
Dengan membaca, Ayah Bunda cerdas jadi terpacu untuk menggambarkan teks-teks yang Ayah Bunda cerdas baca. Otomatis, otak Ayah Bunda cerdas akan “memanggil” informasi terdahulu, untuk dikaitkan dengan informasi yang tengah Ayah Bunda cerdas konsumsi (bacaaan yang dibaca).
Selalu Membiasakan Mengetahui Ciri-Ciri Dari Sesuatu
Ketika saya katakan “Gajah!” apa yang ada di benak Ayah Bunda cerdas? Yaps, seekor makhluk, yang besar, warna abu-abu, telinganya besar, hidungnya panjang, dan seterusnya.
Kalau saya katakan, “Lonton Kari!” apa yang ada di benak Ayah Bunda cerdas? Yaps, kurang-lebih beberapa potong lontong, di dalam mangkuk, digenangi kuah, ada sayur-sayur dan cabainya, dan seterusnya.
Kalau saya katakan, “Bersungguh-sungguh”, apa yang ada di benak Ayah Bunda cerdas? Yaps, kurang-lebih, tidak mudah menyerah karena halangan-halangan, rela mengeluarkan uang, rela capek, dan seterusnya.
Segala sesuatu, kenapa disebut seperti itu, pasti karena punya ciri-cirinya. Kenapa Ayah Bunda cerdas bisa membedakan piring dengan gelas, handphone dengan remote TV, pasti kan ada ciri-cirinya. Nah, dengan mengetahui ciri-ciri seperti itu, Ayah Bunda cerdas jadi lebih jernih dalam berpikir, dan nggak gaje.
Selalu Membiasakan Menghitung
Kemampuan berhitung merupakan suatu kemampuan yang jelas dimiliki orang-orang yang tingkat IQ-nya tinggi. Makanya mereka kadang tidak begitu sulit menyelesaikan tugas-tugas mereka. Karena mereka mampu memetakan aspek “Diketahui”, “Ditanya”, “Dijawab” dalam hidup mereka. Contoh kasunsnya, seperti halnya usaha peningka1takan profit yang disebutkan di nomor 1 tadi.
Selalu Membiasakan Konsentrasi pada Satu Hal Dulu
Suatu smartphone itu punya buku petunjuknya. Harus dipakaikan kartu SIM, harus dicharge baterainya, jangan direndam air, dan lain-lainnya. Begitu pula benda-benda lainnya, memiliki aturan main tertentu. Nah, termasuk, otak kita. Otak kita itu, bukan digunakan untuk multi-tasking. Agar optimal, ia sebaiknya digunakan untuk fokus memperhatikan suatu hal dulu, kalau udah beres, baru ngurusin hal lain.
Selalu Membiasakan Tidur yang Cukup
Tidur itu, ibarat sebuah detox kecil bagi otak Ayah Bunda cerdas. Dengan kata lain, di dalam tubuh Ayah Bunda cerdas, akan terjadi regenerasi sel-sel dan menghilangkan racun-racun yang timbul ketika siang harinya. Tidur yang baik, sekitar jam 9 malam sampai tengah malah.
Selalu Membiasakan Menulis
Menulis, adalah aktivitas yang konkrit untuk membuat Ayah Bunda cerdas berpikir, sehingga IQ pun meningkat. Lagipula, zaman sekarang, Ayah Bunda cerdas semakin mudah dan terpicu untuk menulis. Contoh kecilnya, nge-tweet, nulis status facebook, chatting, BBM-an, dan lain-lain. Tentunya, lebih bagus lagi kalau tulisan yang Ayah Bunda cerdas buat dalam rangka memecahkan suatu masalah.
Selalu Membiasakan Beranalogi
Dengan analogi, aktivitas berpikirkan pun menjadi lebih mudah, enak, efektif, dan efisien. Misal, Ayah Bunda cerdas bilang orang yang hobi mengeluh itu ibarat orang yang lagi jalan, tapi karena di depannya ada tembok, dia jadi berhenti berjalan. Padahal, dia hanya tinggal harus mencari jalan lain yang tidak ada temboknya, atau lompati temboknya, atau hancurkan temboknya, atau minta tolong orang buat singkirkan temboknya, dan lain-lain.
Selalu Membiasakan Mempelajari Bahasa Baru
Banyak pula cendikiawan yang mengatakan, bahwa kemampuan seseorang menguasai bahasa, berbanding lurus dengan kecerdasannya. Seperti halnya Muhammad Al-Fatih yang pada usianya yang ke-16, sudah mampu menguasai 8 bahasa: bahasa Arab, Turki, Persia, Ibrani, Latin, Yunani, dan lain-lain, dengan lancar. Jadinya, ketika umurnya 21 tahun, ia berhasil menaklukkan Konstantinopel, yang notabene merupakan kota termaju di dunia saat itu.
Kalau kita? Kita, biasanya cuman bisa 2 bahasa. Bahasa Indonesia sama bahasa Sunda. Atau, sama bahasa Jawa. Atau, bahasa daerah masing-masing. Hehehe!
Selalu Membiasakan Mengonsumsi Makanan yang Sehat
Omega-3, vitamin E, oksigen, antioksidan, dan lain-lainnya, adalah makanannya otak. Kalau otak tidak makan, maka tidak dapat berfungsi secara optimal. Dengan kata lain cara meningkatnya IQ Ayah Bunda cerdas, harus diusahakan dengan perantara berupa makanan-makanan yang baik bagi otak Ayah Bunda cerdas. Pun ada baiknya juga bila Ayah Bunda cerdas mengonsumsi suplemen-suplemen tambahan.
Selalu Membiasakan Berpikir Positif
Stress dan kecemasan sangat ampuh menghacurkan neuoran otak Ayah Bunda cerdas, sekaligus menghalangi proses produksi neuron tersebut. Kalau gitu terus, gimana cara bisa meningkat IQ-nya? Sebaliknya, dengan berpikir positif dan cendrung solutif, akan mempercepat proses produksi neuron.
Selalu Membiasakan Penasaran
Penasaran akan membuat Ayah Bunda cerdas menjadi bertanya-tanya, hingga kemudian Ayah Bunda cerdas jadi terpicu untuk berpikir mencaritahu jawabannya. Dengan cara seperti itu, Ayah Bunda cerdas berpeluang untuk menemukan sesuatu yang baru. Mirip seperti halnya para penemu-penemu terdahulu, yang notabene IQ mereka tinggi-tinggi.
Selalu Membiasakan Berolahraga
Otak Ayah Bunda cerdas akan berterimakasih kepada Ayah Bunda cerdas, sekiranya Ayah Bunda cerdas hobi berolahraga. Karena ketika tubuh Ayah Bunda cerdas bergerak, oksigen semakin terpompa, proses neurogenesis pun menjadi lebih optimal. Jadinya,terciptakan sel-sel otak yang baru. Sehingga jalan peningkatan IQ pun semakin terbuka lebar.
Selalu Membiasakan Berpikir Kreatif
Berpikir kreatif, artinya Ayah Bunda cerdas think without the box. Bukan inside the box, maupun out of the box. Nggak pakai box, nggak pakai perbandingan, agar lebih joss. Berpikir kreatif itu mudah sebenarnya. Misal, ketika orang membaca 2 buku dalam satu bulan, namun Ayah Bunda cerdas membaca 4 buku, itu kreatif juga namanya. Menjadi lebih baik, itu pulalah tujuan dari kreativitas. Karena biasanya yang tidak kreatif itu tidak bisa survive. Bila bisa survive, bukankah itu pertAyah Bunda cerdas IQ Ayah Bunda cerdas tinggi?
Selalu Membiasakan Melibatkan Indra
Kadang seseorang akan lebih paham suatu tulisan, bila dibarengi dengan gambar. Karena, mata Ayah Bunda cerdas (indra Ayah Bunda cerdas) jadi ikut terlibat untuk mengolah informasi. Apalagi, kalau sebuah teori itu dilanjutkan dengan praktek. Makin terberdayalah indra-indra Ayah Bunda cerdas. Jadinya, semakin paham Ayah Bunda cerdas.
Makanya, kadang banyak calon pelanggan itu yang mulai memutuskan untuk membeli, ketika dia memegang barang tersebut, kemudian mencobanya.
Selalu Membiasakan Mencoba Hal Baru
Otak Ayah Bunda cerdas sangat senang dengan hal-hal yang baru. Seperti halnya ketika Ayah Bunda cerdas coba memakan makanan yang belum pernah Ayah Bunda cerdas makan, melewati jalan yang belum pernah Ayah Bunda cerdas lewati, dan lain-lain. Dengan mengetahui informasi yang baru, dan pengalaman baru, neuron Ayah Bunda cerdas akan bekerja semakin baik.
Selalu Membiasakan Berkasihsayang
Apalagi dengan berkasih-sayang, otak Ayah Bunda cerdas akan semakin fresh jadinya. Perhatikan saja, sebaliknya, ketika Ayah Bunda cerdas bermasalah, kemudian panik, Ayah Bunda cerdas malah cenderung tidak menggunakan akal.
Selalu Membiasakan Mengevaluasi
Seberapa sering hal-hal yang Ayah Bunda cerdas butuhkan dan inginkan terpenuhi? Nah, biasakanlah, untuk mengevaluasi kebutuhan dan keinginan Ayah Bunda cerdas yang tak tercapai. Ayah Bunda cerdas pahami dulu, apa sih yang ingin Ayah Bunda cerdas capai? Apa cara yang Ayah Bunda cerdas gunakan untuk mencapainya? Apakah caranya tidak sesuai? Atau, mungkin caranya belum benar-benar dilakukan?
Karena memang, orang-orang jenius ber-IQ tinggi itu tentu hobi mengevaluasi kegiatan-kegiatan mereka. Makanya, bisa tumbuh terus. Sehingga mereka tidak terus-terusan mengulangi kesalahan lama. Dapetnya masalah yang baru. Nggak heran, akhirnya mereka menjadi orang yang hebat.

Anak yang jenius harus disertai tubuh yang sehat dan kuat agar bisa menghadapi dunia baru nya.. Jadi, jangan lupa selalu konsumsi Cabertis dan Curvino setiap harinya yah..Badan sehat..Badan Kuat! Bisa dibeli di Teras Sehat juga Ayah Bunda..

MyBBXP encountered an SQL error. Did you select the right database in your settings? If so, then this is probably a bug.